Hotel Review

Tips Memilih Penginapan Murah di Melaka, Malaysia

2:41:00 PM

Tips memilih penginapan murah dimelaka 
Assalamualaikum..

Berhubung dapat tiket promo gledek Malaysia Airlines ke Kuala Lumpur dengan Malaysia Airlines, akhirnya bisa main lagi di Malaysia. Untuk kunjungan kali ini saya pengen banget kunjungi Melaka karena memang belum pernah kesini. Saat beli tiket sudah sangat yakin kalau saya pergi bareng teman, tapi ternyata teman saya salah beli tanggal tiket. Haha. Jadilah saya pergi ke Melaka ini sendirian.

Singkat cerita. pesawat saya dari Jakarta sekitar pukul 11 berangkat dan sampai di Kuala lumpur sekitar pukul 14:00 waktu malaysia. Setelah proses imigrasi, dan beli tukar kartu yang sudah dibeli di Klook, saya langsung menuju bus sentral untuk menuju Melaka. Dapat bus yang berangkat sekitar pukul 16:00 sekitar 35RM.

Star Mart Express Melaka

Lebih kurang sekitar 2 jam perjalanan, saya sampai di Melaka Sentral. Sampai disini saya langsung mencari bus menuju ke pusat kota Melaka dan penginapan. Jika ingin mengunjungi pusat kota yang biasa dikunjungi turis, seperti wilayah red building, kita bisa naik bus panorama melaka no.17. Karena ada banyak bus, pastikan jangan salah dan pulih no.17 yang arah ke red building ya. Cukup lama nuggu bus disini, karena datangnya bisa sampai 15 atau 30 menit, apalagi saat weekend. Biaya bus cukup murah cuma 2 RM.

Yote Flashpackers

Tidak begitu lama seiktar 15 menit, saya sampai dikawasan red building. Karena penginapan saya dekat dengan red building, jadi setelah turun saya cukup berjalan kaki menuju arah penginapan. Saat sampai sudah mau magrib menuju gelap. Sampai melaka langsung berasa kota tua dan heritage. Perjalanan saya menuju penginapan melewati rumah-rumah dan bangunan lama dan kawasan little india. Nama penginapanya Yote Flashpackers. Karena saya sendiri, dan cuma sendiri, saya lebih milih dormitory female mikirnya biar gak begitu sepi sendiri.

Tips memilih penginapan murah di melaka

Sekitar 7 menit berjalan dari red building, saya sampai di penginapan. Cukup kaget pas sampai, dari luar keliatan horor. haha. Penginapannya cukup kecil, seperti 1 petak ruko gitu bertingkat. Dari luar saya coba pencet bel, tapi sama sekali tidak ada yang menyahut dan keluar. Intip ke dalam sama sekali tidak ada resepsionisnya di dalam.

Btw, saya pesan penginapan ini melalui agoda.com dengan harga sekitar 70K/malam. Setelah cukup lama bel masih belum ada tanda-tanda resepsionisnya keluar. Saya juga sudah cek email, tapi tidak ada instruksi apa-apa untuk check in dan cara masuk Hostelnya. Akhirnya saya coba hubungi pihak agoda dengan nomor Malaysia yang saya beli, tapi tidak terhubung.

Suasan mulai gelap, dan saya mulai panik dan mikirin cara lain kalau seandainya ini penginapan gak bisa masuk dan check in, saya mulai cari-cari penginapan atau hotel terdekat. Biaya juga gak begitu mahal si, cuma tetap aja jadi harus cari penginapn lain.

Udah googling penginapan terdekat, sambil duduk cantik di luar penginapan yang mulai gelap, akhirnya ada mas-mas penghuni penginapan yang keluar sambil usap-usap mata, seperti bangun tidur. Si mas akhirnya ngomong, kalau temannyta udah nitipin kunci loker untuk saya tapi dia ketiduran. Saya juga tidak info bakal sampai jam berapa.

Tips Memilih Penginapan murah di melaka

Check In

Akhirnya lega, bisa masuk dan check in juga. Kamar saya berada di atas lantai 2, tanpa babibu saya langsung saja ke atas. Suasana atas ternyata cukup horor. Kamar saya berada di ujung, dan melewati lorong yang gelap remang-remang. Ternyata saya di kamar juga sendiri. Dan ada lagi penghuni lain sendiri juga di kamar sebelah. Tapi cukup kaget lagi ternyata yang nginap malam ini cuma kami berdua. T.T haha. BTW, saya nginap hari jumat ke sabtu.

Karena gak ada pilihan lain, mau gak mau harus terima keadaan dan beraniin diri. Saya sampai dan masuk sudah pukul 19.00 malam. Karena masih ada waktu, saya beraniin diri keluar menikmati suasana malam kota Melaka dan cari makan.

Room

Saya pilih kamar dormitory yang isi ber-4 bunk bed. Kalau udah dikamar, sebenarnya tidak begitu horor-horor amat juga. Cuma karena warnanya merah, dengan suasana klasik dan kuno, sedikit merinding tapi tidak terlalu dipikirin juga. Di kamar juga terdapat loker, untuk masing-masing kita. Jadi masing-masingnya sudah ada kunci yang bisa digunakan untuk taro barang-barang beharga.

Malamnya saya tidak bisa tidur, karena AC nya tidak begitu berasa. Cukup panas, ditambah dengan susana yang bikin saya sulit tidur dengan segala macam pemikiran-pemikiran aneh. Tapi alhamdulillah pagi datang dan sempat ketiduran bentar.

Penginapan murah di melaka 
Penginapan murah di melaka

Bath Room

Kamar mandinya ada air panas dingin, dan gak ada toileteries ya dan kita disediakan handuk. Jadi untuk perlengkapan mandi kita sediain sendiri. Kamar mandinya berada terpisah di kamar, ada 2 kamar mandi di lantai 2. Tapi cuma 1 yang ada toiletnya.

Breakfast

Tidak disediakan sarapan, tapi ada pentri disebelah resepsionis. Semua self service, jadi bebeas mau bikin minum dan menggunakan alat dapur apa saja, yang penting dicuci kembali dan diletakkan pada tempatnya. Disediakan juga beberapa minuman yang bebeas digunakan.

 

Check out

Jam check out nya sebelum jam 11.00, karena masih ingin main dan eksplore melaka, saya titip koper di resepsionis. Lagi lagi tidak ada resepsionis yang jaga, jadi saya langsung taro saja paginya. Setelah pukul 14:00 saya kembali ambil koper dan langsung pergi. Kunci kamar cukup ditaro diresepsionis. Jadi pengalaman selama stay disini, semua self service dan anggap aja rumah sendiri.

Walau awalnya sempat agak horor karena lihat suasananya, alhamdulillah stay disini berakhir juga dan tidak ada kejadian yang begitu mencekam. Kalau ramai-ramai si disini cukup recomended karena lokasi tidak begitu jauh daripusat wisata dan harga yang murah. Tapi untuk sendiri ya tergantung kesiapan mental aja si penakut atau gak. Heheh

Tips Stay di Melaka 

Sebaiknya memang disaranin pilih tempat yang agak strategis. Karena selain weekend sepertinya tidak begitu ramai yang stay disini. Dan lagi, untuk kawasan jonker street (pasar malam) nya, cuma ada saat weekend dari malam sabtu dan minggu.

Kalau mau kawasan yang ramai, bisa pilih disekitaran river side atau daerah jonker street. Karena sampai malam pun disini tetap ramai. Beda dengan tempat saya, sedikit berjalan ke arah kawasan perumahan gitu dekat little india. Jadi sepanjang jalannya cuma ada toko-toko atu seperti ruko yang kalau malam sudah tutup.

Untuk lokasi wisata yang bisa dikunjungi di Melaka, nanti saya update lagi disni yaa.

Thankyou

You Might Also Like

1 komentar

Hii All.. Thanks for visiting my blog.. Please leave your comment and connect each other.. Thankyou ^.^